banner 400x130

Kepala BNN Jenderal Suyudi Resmi Dilantik Jadi Kapolri

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo, Istana Negara, Kamis (1/10/2026).

JAKARTA, Wartatransparansi.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat  sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo, Istana Negara, Kamis (1/10/2026). Dalam perombakan kabinet atau reshuffle yang ke tujuh kali ini, total 18 pejabat baru dilantik.

Dalam keterangan persnya, Kapolri Suyudi Ario Seto yang juga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Suyudi mengatakan langkah awal yang akan dilakukannya adalah konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan kepemimpinan sebelumnya. Program yang dinilai baik akan diteruskan, sementara aspek yang masih perlu diperbaiki akan menjadi bagian dari pembenahan ke depan.

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Kapolri.

Kapolri Suyudi menjelaskan, pihaknya akan berfokus pada peningkatan pelayanan publik. Selain itu, menempatkan penegakan hukum yang adil serta hubungan yang makin dekat dengan masyarakat sebagai fokus kepemimpinannya. Hal tersebut sejalan dengan program kerja yang diusungnya, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.

“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ungkapnya.

“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka kamtibmas,” lanjutnya.

Dalam rangka konsolidasi internal, Suyudi mengatakan akan melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan di tubuh Polri untuk menentukan langkah-langkah prioritas. Pembenahan tersebut akan dilakukan dalam kerangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengikuti strategi dan peta jalan Polri untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

Kapolri Suyudi juga mengungkapkan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian Presiden Prabowo, antara lain pemberantasan narkotika, penyelundupan, hingga judi daring.

“Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang masih berstatus polisi dan aktif hingga tahun 2027, berharap kepada Kapolri yang baru, Suyudi dapat menjaga kepercayaan sebagai pimpinan tertinggi di institusi Polri. Dia berpesan agar Suyudi dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di tengah situasi global penuh dinamika dan tantangan.

“Jadi saya ucapkan selamat kepada Pak Suyudi sebagai Kapolri yang baru. Kita doakan beliau untuk terus sukses dalam mengemban amanah sebagai pimpinan Polri,” tuturnya.

Sebelumnya, DPR RI melalui Rapat Paripurna telah menyetujui usulan Presiden Prabowo Subianto untuk memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri. Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, Jenderal Listyo Sigit diberhentikan dengan hormat.

“(Jenderal Listyo Sigit diberhentikan) dengan terhormat, karena memang sudah waktunya,” kata Puan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Komisi III DPR juga menggelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) terhadap Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri. Komisi III DPR secara aklamasi menyetujui Komjen Suyudi sebagai calon Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo disepakati diberhentikan secara hormat.

Hasil fit and proper test tersebut kemudian dibawa ke Rapat Paripurna hari ini dan telah disahkan sebagai keputusan DPR. Hasil keputusan DPR selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah sehingga Presiden Prabowo Subianto bisa segera melantik Komjen Suyudi sebagai Kapolri.

Puan juga menyatakan alasan pemberhentian Jenderal Listyo sebagai Kapolri bukan berkaitan dengan umur. “Tidak, tidak ada,” ujar Puan menjawab wartawan. (fri)

Daftar 18 pejabat baru dilantik:

Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia, sekaligus Menteri ESDM

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Sugiono

Menko Bidang Politik dan Keamanan: Dudung Abdurachman

Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Christiawan Nasir

Menteri Perindustrian: Muhammad Sarmuji

Wamen Koordinator Bidang Perekonomian: Drajad Hari Wibowo

Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Luki Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kepala Staf Kepresidenan: Listyo Sigit Prabowo

Kepala Badan Reforma Agraria Nasional: Dedy Prasetyo sebagai

Wakil Kepala BPKP: Aryanto Wibowo

Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa: Muhammad Fadhil Imran

Ketua Ombudsman: Nuzran Joher

Anggota Ombudsman: Radyan Sam

Kapolri: Suyudi Ario Seto

Wakapolri: Wahyu Hadiningrat

Editor: wetly