SURABAYA — Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya mempercepat proses pemulihan kualitas air menyusul masuknya polutan berupa residu material dan busa ke aliran air baku Kali Surabaya. Gangguan kualitas air tersebut berdampak pada proses pengolahan di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang.
Berbagai langkah teknis langsung dilakukan untuk memastikan kualitas air kembali normal. Penanganan tidak hanya dilakukan di area instalasi pengolahan, tetapi juga menyasar jaringan distribusi yang mengalirkan air kepada pelanggan.
Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, mengatakan perusahaan melakukan mitigasi secara intensif untuk mempercepat pemulihan layanan.
“Langkah-langkah mitigasi teknis, penggelontoran air di pipa jaringan, hingga penyediaan bantuan air tangki gratis langsung diterapkan guna mempercepat pemulihan pasokan ke pelanggan,” kata Louis.
Busa di Air Baku Mulai Berkurang
Manajer Produksi IPAM Karangpilang PAM Surya Sembada, Didik Hariyanto, mengatakan informasi awal mengenai sumber polutan diperoleh dari Perum Jasa Tirta 1. Polutan tersebut disebut berasal dari aliran air baku Kali Surabaya di kawasan hulu.
Material pencemar yang terbawa aliran sungai menyebabkan munculnya residu dan busa pada air baku yang masuk ke sistem pengolahan.
Meski secara visual kondisi busa mulai menurun pada Minggu (6/9) siang, proses pemulihan instalasi tetap harus dilakukan secara menyeluruh. Hal itu diperlukan untuk membersihkan sisa polutan yang masih berada di sejumlah unit pengolahan.
“Secara visual busa pada air baku sudah berangsur mereda siang ini (6/9). Namun, unit instalasi kami tetap perlu di-recovery menyeluruh untuk membersihkan sisa polutan,” ujar Didik.
Perumda Air Minum Surya Sembada juga mengimbau pelanggan untuk tidak mengonsumsi air yang masih dalam kondisi keruh. Penggunaan untuk konsumsi sebaiknya dilakukan setelah kualitas air dipastikan kembali normal.
“Kami memohon maaf atas kendala kualitas yang dirasakan pelanggan,” tambahnya.
Instalasi dan Jaringan Pipa Dibersihkan
Proses pemulihan dilakukan melalui beberapa tahapan. Di IPAM Karangpilang, perusahaan menambah pembubuhan bahan kimia dan karbon aktif. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi bau dan warna serta menyerap senyawa polutan yang terbawa air baku.
Pengurasan juga dilakukan secara bertahap pada unit sedimentasi hingga filter pasir. Air yang masih keruh dibuang agar dapat digantikan dengan air hasil olahan baru.
Pada sisi distribusi, petugas melakukan flushing dan membuka saluran wash out. Penggelontoran dilakukan pada jaringan yang menyuplai rumah tandon dan pompa utama, termasuk kawasan Ketegan dan Putat Gede.
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pembersihan sisa air yang kualitasnya belum memenuhi kondisi normal di dalam jaringan pipa distribusi.
Debit Air dari Hulu Dikoordinasikan
Selain melakukan pemulihan di dalam sistem pengolahan dan jaringan distribusi, PAM Surya Sembada juga terus berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta 1.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengupayakan penambahan debit gelontoran air baku dari kawasan hulu. Dengan bertambahnya debit aliran, konsentrasi material pencemar diharapkan dapat semakin terurai.
Di tengah proses pemulihan, perusahaan juga menyiapkan layanan bantuan air bersih bagi pelanggan yang terdampak. Armada truk tangki disiagakan dan didistribusikan secara gratis untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat selama normalisasi jaringan berlangsung.
Layanan Pengaduan Dibuka 24 Jam
Pelanggan yang membutuhkan bantuan air tangki darurat atau ingin memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan pemulihan dapat menghubungi layanan resmi Perumda Air Minum Surya Sembada.
Informasi dan permintaan bantuan dapat disampaikan melalui Call Center 08001926666 serta WA Center 08123316666.
Perumda Air Minum Surya Sembada memastikan penanganan dilakukan secara bertahap dan intensif dengan fokus utama mengembalikan kualitas air serta memastikan pasokan kepada pelanggan dapat kembali berjalan normal. (*)







