banner 400x130

Hari Pramuka ke-65, Khofifah Tekankan Swasembada Pangan

SURABAYA — Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga berperan dalam memperkuat ketahanan pangan.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (2/9).

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Khofifah menyebut terdapat tiga arah penting, yakni memperkuat organisasi agar semakin modern dan profesional, mendukung swasembada pangan, serta menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Khofifah, tantangan era digital dan perkembangan kecerdasan buatan membutuhkan generasi yang adaptif sekaligus memiliki karakter kuat. Nilai Tri Satya dan Dasa Darma, kata dia, harus tetap menjadi fondasi dalam kegiatan kepramukaan.

Khofifah juga mendorong semangat “Satu Gugus Depan, Satu Ketahanan Pangan” disinergikan dengan Program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) Jawa Timur.

Ia menilai Pramuka dapat menjadi ruang edukasi dan praktik bagi generasi muda untuk mengenal pertanian, pangan, lingkungan, serta kemandirian.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada tokoh dan pihak yang dinilai berkontribusi terhadap Gerakan Pramuka Jawa Timur. (*)

Penulis: FiriliEditor: Amin