banner 400x130

Ning Ita: Satlinmas Jadi Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Kesiapsiagaan Bencana

Pemkot Mojokerto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan meningkatkan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk mewujudkan Kampung Siaga Bencana. Kegiatan yang diikuti Satlinmas Kelurahan Meri itu digelar di Suident Camp, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (26/7/2026).

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan Satlinmas memiliki peran strategis sebagai penjaga keamanan lingkungan sekaligus ujung tombak penanganan awal saat terjadi bencana.

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga kekuatan utamanya terletak pada kualitas sumber daya manusia dan kemampuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif.

“Potensi terbesar yang bisa kita persembahkan untuk memajukan Kota Mojokerto adalah memberikan kenyamanan dan iklim yang kondusif. Untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif Satlinmas,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Ita.

Ia mencontohkan berkembangnya kawasan industri kafe di wilayah Kuwung, Kelurahan Meri, yang tumbuh secara alami dan kini menjadi salah satu penggerak ekonomi baru. Menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan terciptanya situasi yang aman dan tertib agar masyarakat maupun wisatawan merasa nyaman berkunjung.

Selain menjaga keamanan, Ning Ita menegaskan Satlinmas juga harus siap menghadapi potensi bencana. Kelurahan Meri dinilai memiliki kerawanan banjir karena dilintasi sejumlah sungai besar, serta potensi kebakaran seiring berkembangnya kawasan kuliner.

Meski pengelolaan sungai menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi, ia mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin guna meminimalkan risiko banjir.

Ning Ita juga menyampaikan keberadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mojokerto yang baru dibentuk menjadi penguat sistem kesiapsiagaan masyarakat. Ia berharap Satlinmas mampu menjadi penenang warga sekaligus melakukan penanganan awal sebelum petugas tiba di lokasi.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkot Mojokerto berharap Satlinmas Kelurahan Meri semakin kompak, sigap, dan mampu mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, kondusif, serta tangguh menghadapi berbagai potensi bencana selama musim kemarau maupun saat terjadi keadaan darurat. (*)

Penulis: Gatot Sugianto