banner 400x130
Kediri  

Buka Gebyar UMKM, Mas Dhito Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Lewat Pasar Digital

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membuka Gebyar UMKM Hari Koperasi ke-79 di Taman Hijau SLG Kabupaten Kediri.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) membuka Gebyar UMKM dalam rangka Hari Koperasi ke-79 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kamis (23/7/2026). Pemkab Kediri menegaskan komitmen mendukung koperasi dan UMKM yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.(Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Di tengah gempuran pasar digital dan lesunya sebagian pelaku usaha pascapandemi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan pemerintah daerah tak akan tinggal diam. Dukungan terhadap koperasi dan UMKM, menurutnya, akan terus diberikan selama program yang dijalankan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito saat membuka Gebyar UMKM yang digelar Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG).

Mas Dhito menyempatkan diri menyusuri deretan stan pelaku usaha. Satu per satu produk lokal dipantau, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan. Dari dialog dengan para pelaku UMKM, ia menangkap cerita yang hampir serupa. Tidak semua usaha mampu pulih sepenuhnya setelah pandemi Covid-19. Sebagian masih berupaya mengejar omzet yang sempat merosot beberapa tahun terakhir

Kondisi tersebut, menurut Mas Dhito, menjadi alasan pemerintah daerah harus terus hadir memberikan dukungan. Namun, dukungan itu tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran atau promosi semata. Pemerintah juga ingin memastikan setiap program benar-benar memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Prinsipnya kami Pemerintah Daerah akan selalu suport apapun yang bisa memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi,” ujarnya, Jumat 24 Juli 2026.

Mas Dhito menilai tantangan pelaku UMKM kini semakin kompleks. Persaingan tidak lagi hanya terjadi di pasar tradisional atau toko fisik, melainkan telah bergeser ke ruang digital. Karena itu, pelaku usaha dituntut beradaptasi dengan perubahan pola belanja masyarakat yang semakin mengandalkan marketplace dan platform daring.

Ia pun mendorong para pelaku UMKM Kabupaten Kediri mulai memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar. Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi salah satu kunci agar usaha lokal mampu bersaing dengan produk dari berbagai daerah.

“Karena persaingan sekarang sudah di dunia teknologi,” tandasnya.

Gebyar UMKM yang berlangsung selama empat hari itu diikuti sekitar 80 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri. Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Buat Santoso, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang promosi sekaligus upaya mempertemukan produk lokal dengan masyarakat.

Ia mengapresiasi perhatian Mas Dhito terhadap perkembangan koperasi dan UMKM di Kabupaten Kediri. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah selama ini menjadi penyemangat bagi Dekopinda untuk terus menghadirkan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Kedepan semakin bergeliat, agar tidak hanya 4 hari kedepan, tapi seterusnya juga akan dikenal oleh masyarakat luas,” kata Santoso.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan