BANGKALAN, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin, resmi membuka Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat di Pulau Madura Tahun 2026 di Alun-Alun Bangkalan, Senin (6/7). Program tersebut ditujukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di empat kabupaten di Pulau Madura.
Khofifah mengatakan, pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di kawasan yang masih menghadapi tantangan infrastruktur, permukiman, pelayanan dasar, dan kesejahteraan.
Melalui program ini, akan dilaksanakan berbagai pembangunan fisik, meliputi 33 jembatan, 52 sumur bor, 20 rumah ibadah, renovasi 400 unit rumah tidak layak huni (RTLH) beserta MCK, pembangunan 20 sekolah, serta empat panti asuhan.
Selain pembangunan fisik, kegiatan juga mencakup program sosial dan kemanusiaan berupa operasi katarak dan bibir sumbing, khitan massal, donor darah, bakti kesehatan, bakti lingkungan, bantuan mesin irigasi, penanaman 2.000 pohon trembesi, serta pemberian kaki palsu dan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.
Khusus program RTLH, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan renovasi 377 unit rumah di Pulau Madura pada 2026, masing-masing 94 unit di Kabupaten Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, serta 95 unit di Kabupaten Sumenep.
Sementara itu, Mayjen TNI Rudi Saladin menegaskan Karya Bakti Skala Besar merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu pemerintah daerah mengatasi kesulitan masyarakat dan mempercepat pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga Madura.
(min/wet)

