Ekbis  

Produk Unggulan Alas Kaki UMKM Kota Mojokerto Tembus Pasar Jepang

Salah satu Stan UMKM Kota Mojokerto yang turut ambil bagian dalam Indonesia Fair Mei 2026 di Hikari Plaza Nagoya, Jepang

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Produk alas kaki unggulan UMKM Kota Mojokerto kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Ini sejumlah UMKM Kota Mojokerto turut ambil bagian dalam Indonesia Fair 2026 yang digelar di Hikari Plaza Nagoya, Jepang, Mei 2026 dan berhasil mengembangkan sayap untuk buka pasar di negeri Sakura-Jepang.

Dalam ajang promosi internasional yang digelar pada awal Mei 2026 di Jepang tersebut, Kota Mojokerto menghadirkan beragam produk alas kaki unggulan, hasil produksi UMKM yang selama ini menjadi salah satu identitas industri kreatif Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan keikutsertaan Kota Mojokerto dalam Indonesia Fair 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk UMKM hingga ke luar negeri.

“Keikutsertaan Kota Mojokerto di Indonesia Fair 2026 ini merupakan upaya memperkenalkan produk-produk unggulan daerah ke pasar internasional. Kami ingin menunjukkan bahwa produk UMKM Kota Mojokerto memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar global,” jelas Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, di konfirmasi usai menerima lpeserta UMKM Kota Mojokerto yang turut pameran di Plaza Nagoya – Jepang, Minggu, (10/5/2026).

Menurutnya, Ning Ita industri alas kaki Kota Mojokerto selama ini terus berkembang dengan dukungan inovasi para pelaku UMKM. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pelatihan, promosi, dan perluasan jejaring pasar agar produk lokal semakin dikenal dunia.

“Produk sepatu dari Kota Mojokerto bukan hanya memiliki kualitas yang baik dan nyaman dipakai, tetapi juga kreativitas desain yang mampu bersaing. Kami berharap momentum ini membuka peluang kerja sama dan pasar ekspor yang lebih luas bagi para pelaku UMKM,” tambahnya.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap produk lokal semakin dipercaya dan diminati masyarakat internasional sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

Penulis: Gatot Sugianto