BLITAR – Dampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke SMKN 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah berikan apresiasi. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki potensi yang sangat kuat karena mampu mengembangkan berbagai kompetensi keahlian, khususnya di bidang pertanian dan peternakan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. Sebelum menuju SMKN 1 Kademangan, Gubernur Khofifah bersama rombongan juga melakukan ziarah ke makam Presiden pertama RI sekaligus Proklamator, Ir. Soekarno, serta menghadiri kegiatan pasar murah di wilayah Kademangan.
Saat berada di SMKN 1 Kademangan, Gubernur Khofifah melihat langsung berbagai potensi dan inovasi yang dikembangkan sekolah. Di antaranya sektor pertanian, peternakan hingga perikanan yang menjadi bagian dari pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan siswa.
Wabup Beky mengaku terkesan dengan konsep pembelajaran yang diterapkan SMKN 1 Kademangan. Menurutnya, sekolah tidak hanya memberikan pembelajaran teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang memiliki keterkaitan langsung dengan dunia usaha dan potensi daerah.
“Luar biasa. Tadi saya sampai heran, sekolahnya sangat komplet. Ada peternakan, pertanian dan berbagai potensi lainnya. Bahkan tadi ditunjukkan langsung bagaimana menanam melon, pengelolaan telur hingga ayam broiler,” ujar Beky.
Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur Jawa Timur yang turun langsung melihat aktivitas dan inovasi sekolah. Menurut Beky, dukungan pemerintah provinsi terhadap pengembangan pendidikan vokasi menjadi hal penting agar sekolah mampu mencetak lulusan yang memiliki keterampilan dan siap menghadapi dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kademangan Hadi Sucipto, M.Pd., menjelaskan bahwa berbagai inovasi yang ditampilkan dalam kunjungan tersebut bukanlah sesuatu yang dibangun secara instan.
Menurutnya, pengembangan sekolah dilakukan melalui proses bertahap dengan mengoptimalkan lahan dan kompetensi keahlian yang dimiliki. SMKN 1 Kademangan memiliki lahan sekitar 4,5 hektare yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan pengembangan program agro.
Salah satu inovasi yang kini menjadi perhatian adalah Eduwisata Agro Technopark. Program tersebut sebelumnya telah diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan mendapat apresiasi karena dinilai mampu menggabungkan pembelajaran vokasi dengan potensi wisata edukasi.
“Awalnya kami memiliki inovasi Eduwisata Agro Technopark yang kemudian diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dari situ mendapat apresiasi dan dilaporkan kepada Ibu Gubernur. Akhirnya Ibu Gubernur tertarik datang langsung melihatnya,” jelas Hadi.
SMKN 1 Kademangan sendiri memiliki tujuh kompetensi keahlian. Beberapa di antaranya berkaitan langsung dengan sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Potensi tersebut kemudian dikembangkan tidak hanya untuk kebutuhan pembelajaran siswa, tetapi juga menjadi wahana edukasi bagi masyarakat.
Program Eduwisata Agro Technopark bahkan mulai dibuka untuk kunjungan sekolah dari jenjang TK, SD hingga SMP. Salah satu kegiatan yang ditawarkan adalah pengalaman memetik melon secara langsung.
“Sudah kami buka untuk kunjungan. Kami membuat beberapa paket, mulai untuk anak TK, SD sampai SMP. Salah satunya kegiatan petik melon,” terang Hadi.
Di bidang peternakan, SMKN 1 Kademangan juga telah menjalin kemitraan dengan dunia usaha. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus memperkenalkan siswa pada kondisi dunia kerja yang sesungguhnya.
Hadi berharap kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menjadi motivasi tambahan bagi seluruh keluarga besar SMKN 1 Kademangan.
“Kunjungan Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Bupati Blitar semakin menambah semangat kami untuk terus meningkatkan prestasi, inovasi dan kinerja. Harapannya, SMKN 1 Kademangan bisa menjadi sekolah yang semakin unggul, berkualitas dan lebih maju,” pungkasnya. (*)







