banner 400x130

Perempuan Surabaya Tumpah di GOW Fit-Fest 2026

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menggelar GOW Fit-Fest 2026 di Gedung Wanita Candra Kirana, Kalibokor, Surabaya, Senin (5/10/2026).

SURABAYA –  Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menggelar GOW Fit-Fest 2026 di Gedung Wanita Candra Kirana, Kalibokor, Surabaya, Senin (5/10/2026). Mengusung tema “Sehat, Seru, Bahagia”, kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 perempuan dari berbagai organisasi wanita di Kota Surabaya.

GOW Fit-Fest 2026 diisi dengan senam zumba serta sejumlah perlombaan yang mengedepankan ketelitian, konsentrasi, kekompakan, hingga sportivitas. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi antar-anggota organisasi wanita di Kota Pahlawan untuk menikmati waktu bersama sekaligus memperkuat silaturahmi.

Ketua Umum GOW Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, perempuan, khususnya ibu, perlu memiliki waktu untuk dirinya sendiri di tengah berbagai peran yang dijalankan dalam keluarga.

“Sebagai seorang wanita, sebagai seorang ibu, kita harus punya me-time. Kita harus bisa membahagiakan diri kita sendiri, kita harus sehat. Karena seorang ibu, seorang perempuan, memiliki kunci utama di dalam keluarganya,” ujar Rini dalam sambutannya.

Menurutnya, kondisi ibu turut berpengaruh terhadap suasana di dalam rumah. Karena itu, kesehatan dan kebahagiaan perempuan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang nyaman.

“Saya yakin ketika seorang ibu bahagia di dalam sebuah keluarga, anaknya, suaminya, satu rumah itu auranya bahagia. Kalau ibunya bete (bosan), bisa jamin satu keluarga ini bete semua. Kalau anak pulang sekolah ibunya bete, suami pulang ibunya cemberut, suasana rumah jadi tidak nyaman,” tuturnya.

Untuk itu, Rini mengingatkan besarnya peran ibu ketika anggota keluarga membutuhkan perhatian dan perawatan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan bagi perempuan untuk menjaga kebugaran dan kekuatan dirinya.

“Ketika ibunya sakit, itu luar biasa nanti satu rumah tidak ada yang ngurusin. Karena itu ketika anak sakit ibu yang ngurusin, ketika suami sakit kita (istri) yang ngeladenin. Ketika ibu sakit, kita harus kuat, kita harus sehat,” katanya.

Rini pun mendorong para peserta menemukan cara masing-masing untuk menjaga kesehatan sekaligus membangun kebahagiaan. Ia menilai perempuan perlu memberi ruang bagi dirinya sendiri agar tetap dapat menjalankan peran di dalam keluarga secara optimal. “Karena itu seorang ibu harus sehat, harus kuat, harus bahagia. Kita cari jalan kita sendiri untuk bisa bahagia, untuk bisa sehat,” imbuhnya. (fri)

Editor: wetly