Surabaya, Wartatrasparansi.com – Petinju putri GRB Surabaya, Ocha Septianeke menang angka mutlak ketika mengalahkan Utari Ramadhani (SWFC, Solo) setelah adu pukul selama 4 ronde di kelas Ringan (61,2 kg).
Berlangsung di Gelanggang Olahraga Serba Guna Kodam V/Brawijaya Surabaya, Sabtu (22/8/2026), Ocha sejak ronde pertama jual beli pukulan dengan jab dan straight terarah.
Sementara, Utari dengan counter boxer berusaha memberi perlawanan hanya unggul pada ronde ketiga, tiga ronde lainnya didominasi Ocha.
Petinju AP Boxing Surabaya, Adam Frey bertanding di kelas Welter Junior (63,5 kg) berhasil membukukan kemenangan Technical Knock Out (TKO) cepat pada ronde ke-2 detik pertama. Setelah Junendi (KO Armada II Surabaya) tidak dapat melanjutkan pertandingan karena tangan kanan terkilir.

Kemenangan TKO juga dibukukan Setyo Bekti (Pusura BC, Surabaya) setelah pada ronde ke-3 menit 1 detik 39, merobohkan Muhammad Ma’ruf (Saber BC, Jember) setelah mendominasi sejak ronde pertama, tetapi ketenangan Muhammad Ma’ruf sempat mampu melakukan pukulan counter terarah, di kelas Bulu.
Iwan Key Draw
Partai draw terjadi di kelas Bulu (57 kg) ketika petinju kawakan Iwan Key (Malang) bermain draw dengan Tomy Seran (Redam BC, Jatim), setelah hakim Budi Agus memberi penilaian (39-37), Edy Wiyono (38-38) dan Arsa (37-39).
Partai menarik dan agak kurang seimbang di kelas Ringan, antara Mario Gordianus (Pusura BC, Surabaya) lawan Wahid Al Mahdi (Petarung Sejati Indonesia, Surabaya) setelah tiga hakim, Edy Wiyono, Bagus Dwi, dan Budi memberi penilaian sama 40-36.
Petinju asal Golden Tiger Gresik, Zulfikar Fikri Maulana yang bertanding di kelas Terbang (51 kg), mendominasi jalan permainan dengan mampu menjaga jarak dan melepas pukulan bersih walaupun mendapat perlawanan ketat dari Eky Arif Saputra (Saputra Garuda BC, Jember) terutama pada ronde ke-4, mampu menang angka mutlak, dengan nilai 39-37 dari semua hakim.

Pertandingan pembibitan 4 ronde 6 partai disaksikan Sekjen KTI Pusat Hendra Julio dan bidang Boxrec Albert. Promotor Dary Rafli Afliyanto dengan penata tanding Yosua Tania Surya berencana menggelar pertandingan penbibitan kontinyu, “Ke depan mudah-mudahan lebih baik dan lebih meriah,” kata Dary dan Yusua. (Jt)







