banner 400x130
Jember  

Kepastian Nasib PPPK Jadi Kabar Lega bagi Ribuan Pegawai Jember

Bupati Jember apresiasi sikap Presiden RI Prabowo Subianto atas kejelasan Nasib Pekerja PPPK dan PPPK Paruh Waktu

JEMBER — Kabar mengenai kepastian status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu menjadi angin segar bagi ribuan pegawai di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember menyambut baik langkah pemerintah pusat bersama DPR RI yang tengah memfinalisasi kebijakan terkait masa depan tenaga PPPK, khususnya guru.

Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, pemerintah pusat, serta pimpinan DPR RI, khususnya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, atas perhatian terhadap nasib para PPPK.

“Kami dari awal berkomitmen untuk mengamankan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait, Rabu malam (19/8/2026).

Menurutnya, kepastian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi para pegawai yang selama ini menunggu kejelasan status dan masa depan pekerjaan. Pemkab Jember juga menyatakan siap membantu proses administrasi yang diperlukan agar penataan kepegawaian berjalan lancar.

“Kami siap menyiapkan dan membantu terkait masalah administrasi yang diperlukan oleh para PPPK dan PPPK paruh waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, pembahasan bersama pemerintah telah memasuki tahap finalisasi. Kebijakan tersebut mencakup PPPK paruh waktu, PPPK yang ingin mengikuti seleksi menjadi PNS, serta guru madrasah negeri dan TK.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyebut terdapat sekitar 955.245 guru PPPK. Sementara guru yang berstatus PPPK paruh waktu mencapai 231.246 orang.

Gus Fawait berharap kebijakan tersebut segera terealisasi sehingga memberikan kepastian sekaligus masa depan yang lebih baik bagi para tenaga PPPK dan PPPK paruh waktu. (*)

Penulis: SugitoEditor: Amin