banner 400x130

Masuk Skuad Indonesia All-Star Lawan Aston Villa, Dua Pemain Deltras FC Siap Timba Pengalaman ​

SIDOARJO, Wartatransparansi.com — Dua pemain Deltras Fc, Marsel Usemahu dan M Idris menjadi pemain pilihan yang dipanggil bergabung di Indonesia All Star.

Keduanya dipercaya masuk ke dalam skuad Indonesia All-Star yang dijadwalkan bakal bertanding menghadapi klub kasta tertinggi Liga Inggris, Aston Villa, dalam laga persahabatan, Sabtu (1/8/2026) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Panggilan ini menjadi kejutan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi kedua pemain, meski dipenuhi dinamika persiapan yang cukup singkat.


​Pemain Deltras FC Marsel Usemahu mengatakan jika ia dipanggil untuk membela tim Indonesia All-Star dan bertarung melawan klub raksasa Premier League adalah momen yang tak pernah ia sangka sebelumnya.

Meski begitu, ia mengaku secara pribadi telah mantap dan siap memberikan penampilan terbaiknya di lapangan.

​”Awalnya tidak menyangka bisa dipanggil, tapi ini jadi kebanggaan juga buat saya bisa bermain dengan tim besar Liga Premier Inggris,” ujar Marsel, Jumat (31/7/2026).

​Hal senada dikatakan pemain Deltras asal Jember, Muhammad Idris, ia mengungkapkan situasi mengejutkan yang ia alami sebelum keberangkatan.

Pasalnya saat ini tim sedang fokus menjalani pemusatan latihan di Batu, Jawa Timur, ia dan Marsel mendadak menerima instruksi untuk langsung bertolak ke Jakarta guna bergabung dengan tim Indonesia All-Star.

​”Tidak ada persiapan sama sekali. Karena kita awalnya tim TC, tiba-tiba ada panggilan disuruh berangkat ke Jakarta untuk Indonesia All-Star lawan Aston Villa ini. Ya bagaimanapun, kita harus siap,” tutur Idris.

​Lebih lanjut dikatakan pemain belakang The Lobster ajang ini dijadikan ajang menambah jam terbang dan evaluasi Diri
​Di luar tantangan persiapan yang serba cepat,

baik Marsel maupun Idris sepakat memandang laga bergengsi ini sebagai batu loncatan berharga untuk karier profesional mereka ke depan.

​Bahkan mereka menyoroti pentingnya laga ini untuk mengasah mentalitas dan menambah jam terbang. Menurutnya, pengalaman menghadapi pemain-pemain level eropa akan menjadi bekal berharga sebelum mengarungi kompetisi liga yang akan datang.

“melihat pertandingan ini sebagai ajang evaluasi diri. Ia berharap dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, membenahi kekurangan yang masih ada, serta memetik pelajaran berharga dari gaya bermain Aston Villa,” imbuhnya.

​Laga antara Indonesia All-Star melawan Aston Villa ini diyakini tidak hanya menjadi hiburan bagi para pecinta sepak bola nasional, tetapi juga menjadi panggung penting bagi para pemain lokal untuk memetik pengalaman berkelas internasional. (*)

Penulis: Wahyu Amrulloh