KEDIRI WartaTransparansi.com – Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-53 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri dikemas dengan cara berbeda. Melalui KNPI Run 2026 yang digelar di kawasan Tirtayasa Park, Minggu (26/7/2026).
Ratusan pelari dari Kota Kediri dan sekitarnya tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga dikenalkan kembali pada warisan budaya daerah melalui penggunaan Aksara Kawi Kwadrat.
Aksara Kawi Kwadrat itu dicetak di bagian belakang kaos peserta dengan tulisan “Energi Pemuda untuk Kota Kediri Mapan”. Kehadirannya bukan sekadar menjadi elemen desain, melainkan simbol ajakan kepada generasi muda agar tetap menghargai sejarah dan budaya lokal di tengah semangat menyongsong masa depan serta kemajuan Kota Kediri.
Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, mengatakan penggunaan Aksara Kawi Kwadrat merupakan upaya nyata untuk melestarikan budaya sekaligus mengenalkan kembali identitas sejarah Kediri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, aksara tersebut memiliki nilai historis yang masih bisa dijumpai pada sejumlah peninggalan di Kota Kediri, salah satunya di kawasan Jembatan Brawijaya.
Masih kata Bung Ibad, aksara Kawi Kwadrat yang digunakan dalam kegiatan itu merupakan karya budayawan sekaligus pegiat sejarah asal Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Doni Wicaksono. Melalui sentuhan budaya tersebut, KNPI ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk mengangkat kekayaan sejarah daerah.
“Kediri adalah salah satu kota sejarah tertua. Jadi ini juga uri-uri budaya lah. Jadi sejarah Kediri adalah kota tua lah bahasanya. Kemudian kita ajak seluruh pemuda untuk ikut berkontribusi, menyalurkan energi positinya sesuai bakat dan minatnya untuk mewujudkan Kota Kediri MAPAN,” kata Bung Ibad.
Suasana semakin semarak ketika Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir untuk melepas peserta lari. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme generasi muda yang mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari pelajar tingkat SMP hingga mahasiswa.

- Ratusan peserta bersiap di garis start KNPI Run 2026 di Tirtayasa Park, Kota Kediri, Minggu (26/7/2026). Kegiatan dalam rangka Harlah ke-53 KNPI Kota Kediri ini mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat sekaligus melestarikan budaya melalui penggunaan Aksara Kawi Kwadrat pada atribut acara.(Foto: Moch Abi Madyan).
“Saya lihat pesertanya banyak sekali dari para pemuda. Ada dari jenjang SMP hingga kuliah yang bergabung dalam acara ini. Semoga rangkaian kegiatan KNPI Run 2026 berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Vinanda berharap KNPI terus menjadi rumah bersama bagi organisasi kepemudaan di Kota Kediri. Menurutnya, organisasi itu memiliki peran strategis dalam membina anak muda agar menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Selamat ulang tahun untuk KNPI. Tentu dengan matangnya usia KNPI dapat menjadi ruang yang nyaman bagi anak-anak muda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, KNPI Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun gaya hidup sehat sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan pemuda.
“Semoga kegiatan ini dapat semakin mempererat semangat persaudaraan, gotong-royong dan nantinya generasi muda bisa terus produktif. Serta melahirkan karya-karya terbaiknya dan berprestasi,” pungkas Vinanda.(*)







