banner 400x130

Kecelakaan Tunggal di Jalan Brawijaya, Truk Hino Bermuatan Air Mineral Tabrak Pohon

Kondisi truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Brawijaya Banyywangi, Kamis (11/6/2026)

BANYUWANGI – Sebuah truk box tronton Hino bermuatan air mineral mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Brawijaya, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kamis (11/6/2026) pagi. Truk tersebut diduga mengalami pecah ban sebelum akhirnya menabrak pohon di tepi jalan dan terguling.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di sebelah utara Klinik Brawijaya, yang berada di jalur nasional Banyuwangi.
Berdasarkan informasi dari Satlantas Polresta Banyuwangi, truk Hino bernomor polisi B-9025-BIS yang dikemudikan AR (49), warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa muatan air mineral.

Saat mendekati lokasi kejadian, ban belakang sebelah kanan truk diduga pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke kiri, menabrak pohon di tepi jalan, dan akhirnya terguling di badan jalan.

“Truk kemudian menabrak pohon di tepi jalan dan akhirnya terguling di badan jalan,” demikian keterangan yang diperoleh dari hasil olah tempat kejadian perkara.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, insiden itu mengakibatkan kerusakan pada kendaraan, sebuah pohon di tepi jalan roboh, serta kabel listrik milik PLN putus.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan penanganan di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas dan mempercepat proses evakuasi kendaraan yang sempat mengganggu pengguna jalan.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kasus kecelakaan tunggal ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi guna kepentingan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi mengimbau para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama pada komponen vital seperti ban dan sistem pengereman, guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya. (*)

Penulis: Nur Muzayyin