Minat Masuk PTKIN Menunjukkan Tren Positif

Oplus_131072

Minat terhadap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus meningkat signifikan. Hal ini tercermin dari tingginya jumlah peserta Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) 2026 yang mencapai 143.948 siswa dari berbagai satuan pendidikan.

Tren ini menegaskan bahwa PTKIN kini tidak lagi dipandang sebagai pilihan alternatif, melainkan telah menjadi destinasi pendidikan tinggi yang kompetitif, prestisius, dan diminati luas oleh masyarakat.

Berdasarkan laporan Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB-PTKIN) 2026, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) mencatatkan angka partisipasi yang tinggi. Sebanyak 143.948 siswa dari 12.174 satuan pendidikan—mulai dari MA/MAK, SMA/SMK, hingga Pendidikan Diniyah Formal dan Pondok Pesantren—bersaing ketat memperebutkan kursi di kampus binaan Kementerian Agama.

Data ini selaras dengan tren positif persepsi publik. Survei terbaru menunjukkan 97,3% siswa meyakini kualitas akademik PTKIN setara dengan universitas umum papan atas, sementara 96,7% responden optimis bahwa lulusan PTKIN memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar kerja global.

Ketua PMB-PTKIN 2026, Abd. Aziz, menegaskan bahwa lonjakan ini dipicu oleh pergeseran paradigma masyarakat yang kini melihat PTKIN sebagai paket pendidikan lengkap.

“Masyarakat kini melihat PTKIN sebagai solusi komprehensif: integrasi karakter keagamaan yang kokoh, biaya pendidikan yang terjangkau, dan standar akademik kelas dunia,” ujar Prof. Aziz saat Sidang Kelulusan Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN Tahun 2026 di Surabaya, Jumat (3/4/2026). (*)

Penulis: Udin