banner 400x130
Kediri  

Tingkatkan Security dan Kenyamanan Publik, Pemkab Kediri Bersolek Rehabilitasi Taman Kilisuci

Petugas DLH Kabupaten Kediri dan pekerja proyek meninjau langsung proses rehabilitasi Taman Kilisuci di Kecamatan Pare Kediri.
Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri bersama tim pelaksana meninjau lokasi pengerjaan rehabilitasi Taman Kilisuci di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026). Pemkab Kediri melakukan pembenahan sarana dan prasarana seperti jalur pedestrian beton porous dan batu andesit guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan pengunjung. (Foto: istimewa).

KEDIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus berbenah dalam meningkatkan kualitas ruang publik bagi masyarakatnya. Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkab Kediri melakukan rehabilitasi secara menyeluruh terhadap Taman Kilisuci yang berlokasi di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Langkah ini diambil untuk mendongkrak aspek kenyamanan sekaligus keamanan para pengunjung yang memanfaatkan area publik tersebut.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menjelaskan bahwa Taman Kilisuci merupakan salah satu ikon penting serta pusat aktivitas masyarakat di kawasan Pare.

Oleh karena itu, pengerjaan rehabilitasi kali ini lebih difokuskan pada pembenahan sarana dan prasarana (sarpras) yang sudah ada agar kian representatif.

“Pekerjaan rehabilitasi ini fokus kita lebih kepada peningkatan kenyamanan dan keamanan pengunjung,” ujar Putut saat memberikan keterangan, Rabu (21/10/2026).

Salah satu pembenahan fisik yang cukup mencolok menyasar pada jalur pejalan kaki (pedestrian.red). Jika sebelumnya jalur tersebut dilapisi keramik dan paving, kini materialnya diganti menggunakan beton porous (beton berpori) serta batu andesit.

Pemilihan material baru ini bukan tanpa alasan. Putut menyebutkan, saat memasuki musim hujan, jalur pedestrian lama kerap licin dan memicu genangan air. Penggunaan beton porous diharapkan mampu menyerap air hujan dengan cepat sehingga tidak licin dan bebas becek.

Tak hanya jalur pejalan kaki, penataan Taman Kilisuci juga mencakup perapian pohon-pohon perindang, perbaikan kursi taman, hingga optimalisasi fasilitas koneksi internet gratis (Wi-Fi gratis) untuk memanjakan warga.

Ternyata, polesan estetika dan fungsi tak hanya berhenti di Taman Kilisuci. Putut menambahkan, sepanjang tahun 2026 DLH Kabupaten Kediri juga merampungkan rehabilitasi di area Taman Hijau.

Di Taman Hijau, perbaikan menitikberatkan pada pengaman gardu pandang, peremajaan area bermain anak, serta pembenahan akses jalan khusus bagi penyandang disabilitas.

“Akses jalan untuk disabilitas yang dulu dinilai agak curam, sekarang kita buat supaya jauh lebih landai dan aman,” terang Putut.

Melalui serangkaian rehabilitasi ruang terbuka hijau ini, Pemkab Kediri berharap seluruh fasilitas publik yang ada dapat menjadi ruang sosial yang inklusif, nyaman, aman, serta ramah untuk semua kalangan warga.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan