banner 400x130

Tim Putra dan Putri Unesa Kawinkan Gelar Juara LVM 2026 Seri Surabaya

Tim putra dan putri Unesa berhasil kawinkan gelar LVM 2026. (Foto: Tim Humas Unesa)

SURABAYA – Tim bola voli putra dan putri Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses mengawinkan gelar juara Liga Voli Mahasiswa (LVM) 2026 Seri Surabaya. Tampil di hadapan pendukung sendiri, kedua tim memastikan posisi tertinggi setelah memenangi laga final di GOR Voli Unesa, Kampus 2 Lidah Wetan, pada 14–18 Oktober 2026.

Tim putra Unesa lebih dulu mengamankan gelar setelah menaklukkan STKIP Pacitan dengan skor telak 3-0. Keberhasilan tersebut disempurnakan tim putri yang juga menang tiga set langsung atas Universitas Insan Budi Utomo (UIBU).

Dua kemenangan tanpa kehilangan satu set di partai final itu menegaskan dominasi Unesa dalam kompetisi regional tersebut. Hasil ini sekaligus membuka jalan bagi kedua tim untuk melanjutkan perjuangan ke putaran LVM tingkat nasional.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Irmantara Subagio, mengapresiasi performa para atlet mahasiswa yang mampu menjaga konsistensi permainan hingga pertandingan terakhir.

Menurut dia, pencapaian tersebut harus menjadi modal untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, bukan sekadar menjadi kebanggaan atas keberhasilan di tingkat regional.

“Prestasi ganda ini menjadi pijakan penting. Pembinaan atlet harus terus diperkuat agar motivasi dan kemampuan bertanding mahasiswa tidak berhenti di tingkat regional, tetapi siap melangkah ke kompetisi tingkat internasional,” tegas Irmantara.

Pelatih tim putri Unesa, Bobby Ade Setiawan, mengatakan hasil yang diraih kedua tim telah memenuhi target awal, yakni menjadi juara. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan keberhasilan tersebut.

“Capaian tim putra dan putri sudah sesuai target awal, yaitu peringkat pertama. Namun, tim tidak boleh cepat berpuas diri karena persaingan sesungguhnya akan berlangsung di putaran nasional setelah seluruh seri regional selesai,” ujar Bobby.

Bagi Unesa, gelar ganda di Seri Surabaya menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat. Kedua tim kini dituntut mempertahankan performa sekaligus meningkatkan kualitas permainan sebelum berhadapan dengan wakil dari berbagai wilayah di putaran nasional.

Penulis: Fahrizal Arnas