JEMBER – Relawan Palang Merah Jepang (JRCS), Kaori Omura, turut membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Jumat (16/10).
Kaori yang merupakan staf ahli unit transfusi darah Palang Merah Jepang di Prefektur Kanagawa, Jepang, terlibat langsung dalam proses pengisian air ke truk tangki hingga penyaluran air kepada warga. Ia juga membantu mengisi lima tandon air yang masing-masing berkapasitas 1.200 liter.
PMI Kabupaten Jember terus melakukan distribusi air bersih setiap hari menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Sejak Juli hingga Oktober, PMI Jember telah menyalurkan sebanyak 500.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di tujuh lokasi.
Bagi Kaori, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya bertugas di Indonesia dalam penanganan dampak kekeringan. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai sulitnya akses air bersih yang masih dialami masyarakat di sejumlah wilayah.
“Today, I realized that access to safe water is not something we can take for granted. In Japan, we can easily get safe water from our taps, but I learned that this is not the case everywhere in the world,” ujar Kaori.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air dan memahami bahwa setiap orang memiliki kondisi serta kebutuhan yang berbeda.
“I believe we need to avoid wasting water and understand that people have different circumstances and needs. Thank you for giving me this valuable experience,” tambahnya.
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan kepada PMI Jember sehingga dapat terus melakukan distribusi air bersih hingga pertengahan Oktober ini,” ungkap Ghufron.
PMI Kabupaten Jember akan melanjutkan distribusi air bersih hingga sumber air di sumur warga kembali normal dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)







