banner 400x130

Pemkot Surabaya Bersihkan Kawasan TPA Keputih Tegal

Pemerintah Kota Surabaya menata kawasan eks Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Keputih Tegal, Kecamatan Sukolilo, Kamis (1/10/2026).

SURABAYA, Wartatransparansi.com – Pemkot Surabaya mulai menata kawasan eks Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Keputih Tegal, Kecamatan Sukolilo, Kamis (1/10/2026). Penataan diawali dengan penertiban aktivitas usaha pengelolaan sampah ilegal di atas lahan aset pemkot, dilanjutkan penghijauan, perbaikan taman, serta peningkatan infrastruktur untuk mengembalikan fungsi kawasan dan kenyamanan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M Fikser, mengatakan, kawasan yang telah dibersihkan akan ditanami berbagai jenis pohon. Langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi lingkungan setelah aktivitas pemilahan sampah ditertibkan.

“Jadi setelah kita lakukan penertiban dan pembersihan, kami akan tanam dengan berbagai pohon,” kata Fikser, Jumat (2/10/2026).

Menurut Fikser, aktivitas pemilahan sampah sebelumnya berdampak terhadap kondisi sejumlah taman di kawasan Keputih Tegal. Material hasil pemilahan sampah ditumpuk di area taman sehingga mengganggu fungsi dan merusak kondisi fasilitas tersebut.

“Sekarang taman PUPR sekian lama jadi rusak, karena mereka numpuk barang-barang hasil pemilahan (sampah) itu di Taman PUPR,” ujarnya.

Setelah penertiban, Pemkot Surabaya akan memperbaiki dan merawat kembali taman, sekaligus menata kawasan agar lebih bersih dan menarik untuk dikunjungi masyarakat. Rencana tersebut mencakup pengaspalan jalan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Nah, setelah ini taman kita perbaiki, kita rawat, kita jaga dan kita tanami lagi. Kawasan ini nanti kita usulkan supaya diaspal, diperbagus, dipasang PJU (Penerangan Jalan Umum) supaya terang, sehingga orang mau datang ke sini,” jelasnya.

Penataan Keputih Tegal juga terintegrasi dengan pengembangan Taman Harmoni. Pemkot Surabaya berencana meningkatkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata malam pada 2027 melalui penambahan pencahayaan dan sejumlah inovasi baru.

“Taman Harmoni di 2027 rencananya kita akan tingkatkan menjadi tempat wisata malam hari. Ada lampu-lampu, ada inovasi baru yang akan kita lakukan,” kata Fikser.

Pengembangan tersebut diharapkan menjadi alternatif ruang rekreasi bagi masyarakat Surabaya Timur, khususnya warga Keputih, Medokan Semampir, Wonorejo, dan Rungkut. Kawasan Taman Harmoni nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati suasana malam.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkot Surabaya juga menyiapkan penataan akses menuju kawasan. Perbaikan jalan melalui pengaspalan dan pemasangan lampu penerangan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan mudah dikunjungi masyarakat. (fri)

Editor: wetly