banner 400x130

Soekarno Cup U-17 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Ada Wasit Perempuan dan Penghargaan Man of the Match

SURABAYA, Wartatransparansi.com – Turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup U-17 2026 resmi bergulir dengan melibatkan 16 tim dari berbagai provinsi di Indonesia. Jawa Timur dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan edisi ketiga turnamen yang digagas PDI Perjuangan sebagai bagian dari komitmen pembinaan talenta sepak bola nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai drawing Soekarno Cup U-17 2026 yang dihadiri Ketua Panitia Nasional Komarudin Watubun, Wakil Ketua Panitia Nasional Ono Surono, Wakil Ketua Panitia Pelaksana Eri Irawan, pengawas pertandingan PSSI, serta perwakilan seluruh kontingen peserta.

Wakil Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Ono Surono, mengatakan turnamen ini menjadi bukti konsistensi penyelenggaraan kompetisi usia muda yang telah berlangsung selama tiga kali berturut-turut.

“Ini adalah Soekarno Cup yang ketiga. Artinya PDI Perjuangan berkomitmen terus menyelenggarakan kompetisi ini sebagai bagian dari pembinaan sepak bola usia muda dan pencarian bakat pemain masa depan Indonesia,” ujar Ono.

Menurutnya, Soekarno Cup U-17 2026 akan berlangsung mulai 10 hingga 24 Agustus 2026 dengan diikuti 16 tim yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, dari ujung barat hingga timur Nusantara.

Ia menjelaskan, panitia nasional telah menyiapkan regulasi pertandingan dan kode disiplin sebagai pedoman penyelenggaraan agar kompetisi berjalan profesional, sportif, dan menjunjung tinggi nilai persatuan, gotong royong, serta semangat ajaran Bung Karno.

“Kami berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain yang nantinya mampu memperkuat tim nasional bahkan berkiprah di level internasional,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pelaksana Eri Irawan memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan di Jawa Timur telah rampung. Pertandingan akan digelar di empat stadion yang tersebar di tiga daerah, yakni Gelora 10 November Tambaksari, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Lapangan Thor Surabaya, Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, serta Stadion Gelora Bangkalan.

Menurut Eri, penyebaran venue dilakukan agar dampak penyelenggaraan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Jawa Timur sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur olahraga di provinsi tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi selama berbulan-bulan dengan panitia pusat dan tim teknis agar penyelenggaraan tahun ini lebih baik dibanding edisi sebelumnya di Jakarta dan Bali,” ujarnya.

Selain kesiapan stadion, panitia juga menyiapkan sejumlah pembeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Seluruh tim peserta akan memperoleh hak yang sama, termasuk jadwal latihan resmi sehari sebelum pertandingan di lapangan yang telah disediakan.

Panitia juga menetapkan penggunaan bola Adidas Tiro Competition yang telah mengantongi sertifikasi FIFA Quality Pro, sehingga seluruh peserta memiliki standar pertandingan yang sama.

“Infrastruktur pertandingan kami samakan. Tidak ada tim yang mendapat perlakuan khusus. Semua memperoleh kesempatan latihan dan fasilitas yang setara,” kata Eri.

Keunikan lain, laga pembukaan pada 10 Agustus akan dipimpin wasit perempuan sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan dan peningkatan peran perempuan dalam kepemimpinan olahraga.

Seluruh pertandingan Soekarno Cup U-17 2026 juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Soekarno Cup 2026, sehingga dapat disaksikan masyarakat di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, setiap pertandingan akan memilih Man of the Match berdasarkan penilaian tim pencari bakat independen dari PSSI yang menggunakan data statistik pertandingan. Pada akhir turnamen, panitia juga akan memberikan penghargaan bagi pelatih terbaik, kiper terbaik, tim fair play, serta juara pertama, kedua, dan ketiga.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Soekarno Cup U-17 2026 diharapkan menjadi ajang lahirnya bibit-bibit pesepak bola nasional yang mampu bersaing di level profesional maupun memperkuat Timnas Indonesia. (*)