TUBAN, WartaTransparansi.com – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kompleks Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, pada Kamis (23/7/2026) untuk mengikuti rangkaian Haul Langitan 2026. Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum mengenang perjuangan para masyayikh sekaligus mempererat tali silaturahmi antara ulama, santri, alumni, dan masyarakat.
Suasana khidmat telah terasa sejak pagi hari. Para jemaah mengikuti berbagai rangkaian acara, mulai dari ziarah Maqbarah ke Masyayikh dan santri di hari sebelumnya dilanjut pembacaan tahlil, khatmil Al-Qur’an, doa bersama, hingga mauidzah hasanah yang disampaikan oleh para ulama.
Pada acara inti haul, hadir Habib Umar Muthohar, KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali), KH Ahmad Sadid Jauhari, Buya Yahya,m dan Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. dalam Dalam tausiahnya, KH Ahmad Sadid Jauhari mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Menurutnya, manusia kerap terlena oleh berbagai angan-angan duniawi, padahal yang akan dibawa menghadap Allah SWT hanyalah amal saleh. “Manusia ini seperti orang tidur, dibuai oleh mimpi-mimpi indah. Pengen begini, pengen begitu, pengen macam-macam. Tapi ketika mati, baru sadar bahwa apa yang dikejar itu tidak ada manfaatnya. Yang benar-benar bermanfaat adalah amal yang benar. Karena itu, kita harus merasa amal kita masih kurang.” tutur KH Ahmad Sadid Jauhari kepada ribuan jemaah.
Kehadiran kedua ulama tersebut disambut antusias oleh para santri, alumni, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Habib Umar Muthohar merupakan salah satu penceramah yang secara istiqamah mengisi Haul Langitan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam tausiahnya, para ulama mengajak seluruh jemaah untuk meneladani perjuangan para masyayikh Pondok Pesantren Langitan dalam menyebarkan syiar Islam, menjaga akhlak, serta menguatkan semangat menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Haul Langitan juga menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni dan santri dari berbagai daerah. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengenang jasa para ulama yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Panitia bersama aparat keamanan dan relawan turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Pengaturan arus lalu lintas, area parkir, serta pelayanan bagi jemaah disiapkan guna memberikan kenyamanan selama pelaksanaan haul.
Melalui Haul Langitan 2026, diharapkan nilai-nilai perjuangan para masyayikh terus diwariskan kepada generasi penerus. Semangat keikhlasan, persaudaraan, serta kecintaan terhadap ilmu dan ulama menjadi pesan utama yang diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. (*)






