banner 400x130

Donor Darah Vihara BDC Surabaya Diserbu Masyarakat, Pulang Bawa Beras 5Kg dan Susu

SURABAYA – Suasana hangat dan penuh semangat kemanusiaan terasa di Vihara Buddhayana Dharmawira Centre (BDC) Surabaya, Minggu (14/6/2026) pagi ketika ditempat tersebut digelar Donor Darah yang dihadiri Ketua Bidang Pelayanan Darah PMI Jawa Timur dr. Betty Agustina Tambunan, SpPK (K)

Bertepatan dengan peringatan Hari Donor Darah Sedunia, ratusan warga dan umat Buddha datang secara sukarela untuk mendonorkan darahnya dalam kegiatan yang digelar BDC bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya.

Tak kurang dari 400 lebih pendonor  ambil bagian dalam aksi sosial tersebut. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama, yakni berbagi kehidupan bagi sesama yang membutuhkan.

Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Ketut Panji Budiawan, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasinya atas konsistensi BDC dalam menggelar kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk nyata praktik kebajikan yang diajarkan dalam agama Buddha.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada PMI Surabaya atas kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini.

Guru Agung Buddha Gautama mengajarkan bahwa memberi adalah perbuatan yang sangat mulia. Donor darah adalah berkah yang luar biasa karena setetes darah yang kita sumbangkan bisa menyelamatkan kehidupan orang lain,” tuturnya.

Ia pun mengajak umat Buddha, khususnya yang berada di Surabaya dan Jawa Timur, untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah setiap kali kesempatan itu hadir.

“Ayo datang, ayo berbagi. Tidak ada ruginya membantu sesama. Justru ini menjadi bentuk kepedulian nyata bagi kemanusiaan,” ujarnya.

Wakil ketua BDC, Hudi, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah telah menjadi agenda rutin organisasinya. Pelaksanaannya tidak selalu di Surabaya, melainkan berpindah-pindah menyesuaikan kebutuhan stok darah di berbagai daerah.

“Kami rutin menggelar donor darah dan lokasinya bergantian. Kadang di Gresik, Lamongan, maupun wilayah lain di Jawa Timur yang membutuhkan dukungan ketersediaan darah.

Kebetulan tahun ini kami berkolaborasi dengan PMI Surabaya,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, panitia menyiapkan sejumlah bingkisan berupa beras 5 kilogram, makanan ringan, susu, sarapan, hingga kaos.

Sementara itu, perwakilan UDD PMI Kota Surabaya, dr. Martono Adi Triyoga, MM mengungkapkan bahwa kerja sama antara PMI Surabaya dan Buddhayana Dharmawira Centre telah berlangsung cukup lama dan terus menunjukkan perkembangan positif.

“Tahun 2026 ini merupakan penyelenggaraan yang ke-18. Kami melihat antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah semakin baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Fokuswara Jawa Timur, Herman Anggrek. Ia mengaku bangga melihat semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para peserta donor darah.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan patut diapresiasi. Semoga dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut berbuat bagi kemanusiaan,” katanya.

Melalui kegiatan donor darah ini, BDC kembali membuktikan bahwa semangat berbagi tidak hanya menjadi ajaran, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata. Dari setetes darah yang disumbangkan, harapan hidup bagi sesama terus mengalir. (*)

Penulis: Hidayati FirliEditor: Amin Istighfarin