JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membagikan cuplikan capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (20/10). Berbagai program prioritas ditampilkan, meliputi ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, investasi, hingga hilirisasi industri sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam keterangan tertulisnya, Teddy menyebut dua tahun pertama pemerintahan sebagai bagian dari perjalanan kerja dan pengabdian untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Capaian tersebut disampaikan melalui video yang merangkum program dan pembangunan sejak pembentukan Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2024.
“Sekilas cuplikan, 2 tahun pertama kerja nyata untuk negeri,” demikian keterangan Teddy.
Pada sektor pangan, pemerintah mencatat swasembada delapan komoditas pangan dengan cadangan mencapai 5,2 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis juga telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.
Di bidang pendidikan, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah hadir dan 43 ribu anak jalanan kembali bersekolah. Pemerintah juga mencatat renovasi 30 ribu sekolah, pembagian 288.180 layar interaktif, serta peningkatan insentif guru honorer sebesar 30 persen.
Sementara itu, sektor kesehatan mencatat 108 juta layanan melalui Program Cek Kesehatan Gratis dan pembangunan 22 rumah sakit baru. Pada sektor perumahan, sebanyak 400 ribu rumah telah selesai diperbaiki. Pemerintah juga mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih.
Pembangunan infrastruktur turut mencakup lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, serta 3.000 titik air bor baru. Di sektor energi, pemerintah mencatat capaian swasembada energi melalui BBM Solar B50. Pemerintah juga membangun Kampung Haji untuk memperkuat pelayanan keagamaan.
Di bidang investasi, nilai investasi selama dua tahun pertama tercatat mencapai Rp 3.923 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang. Agenda hilirisasi berlanjut melalui peletakan batu pertama 26 proyek, termasuk pengembangan proyek baterai kendaraan listrik yang disebut dalam video sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.
Pemerintah juga melaporkan penyelamatan kekayaan negara senilai lebih dari Rp 54,8 triliun, pelunasan utang obligasi BLBI sebesar Rp 218,3 triliun, serta penutupan 290 BUMN yang disebut menghasilkan penghematan sekitar Rp 50 triliun setiap tahun.
“Dalam 2 tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program prioritas dan pembangunan terus berjalan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri,” tulis Teddy.
Meski mencatat berbagai capaian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa agenda pembangunan masih panjang dan membutuhkan kerja berkelanjutan.
“Cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat apa yang kita sudah capai,” ujar Prabowo.
Teddy menegaskan, pemerintah akan melanjutkan kerja dan pengabdian untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (fri)







