banner 400x130

Tiga Tokoh Palestina Temui Khofifah, Bahas Kerja Sama Kemanusiaan

Oplus_131072

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (27/9). Pertemuan tersebut membahas penguatan persaudaraan Indonesia-Palestina serta peluang kerja sama yang lebih konkret.

Tiga tokoh Palestina yang hadir yakni Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan dan Islam Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Sheikh Mohammad Ahmed Mohammed Hussein, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah Ahmed Khalil Al-Sattari.

Khofifah menerima mereka bersama perwakilan PWNU, PW Muhammadiyah, PW LDII Jawa Timur, Guru Besar UINSA Prof. Dr. Ali Aziz, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Khofifah mengatakan hubungan Jawa Timur dengan Palestina tidak hanya dibangun melalui komunikasi antarlembaga, tetapi juga tumbuh melalui kepedulian masyarakat, doa, dan semangat kemanusiaan.

“Bagi Jawa Timur, Palestina bukanlah sesuatu yang jauh. Ada kedekatan emosional, keagamaan, dan kemanusiaan yang selama ini tumbuh kuat di tengah masyarakat kita,” kata Khofifah.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menjajaki kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Palestina.

Khofifah juga menyampaikan doa bagi masyarakat Palestina, khususnya warga Gaza. Ia berharap komunikasi antara kedua pihak dapat dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih produktif.

Sementara itu, Mahmoud Alhabbash mengapresiasi sambutan Khofifah dan jajaran Pemprov Jatim. Ia menyampaikan perkembangan kondisi masyarakat Palestina sekaligus membahas peluang kerja sama dan realisasi sejumlah program.

“Kami sudah membicarakan hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Palestina dan sudah juga kami terangkan bagaimana kondisi saat ini di Palestina,” ujar Alhabbash.

Ia menegaskan rakyat Palestina akan terus mempertahankan keberadaan Palestina dan memperjuangkan tanah airnya.

Alhabbash berharap pembicaraan bersama Khofifah dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret antara masyarakat Indonesia dan Palestina. (*)

Penulis: Amin Istighfarin