Lulusan SMA/SMK Wajib Tahu! Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Resmi Dibuka

JAKARTA, WartaTransparansi.com – Kabar baik buat para pencari kerja dan lulusan SMA/SMK! Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang bisa diikuti secara gratis.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia, mulai dari keterampilan teknis, produktivitas, hingga sikap dan etos kerja. Harapannya, peserta bisa lebih siap masuk dunia kerja atau bahkan membuka usaha sendiri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini tidak dipungut biaya. Program ini juga dirancang dengan konsep link and match, artinya materi pelatihannya benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Jadi setelah lulus, peserta diharapkan langsung siap kerja dan sesuai kebutuhan pasar,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pada Batch 1 tersedia 20.000 kuota peserta. Secara keseluruhan, program ini menargetkan lebih dari 70.000 peserta dalam tiga batch sepanjang 2026.

Pelatihan akan digelar serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Program ini terbuka untuk masyarakat minimal usia 17 tahun yang sudah memiliki akun di platform SIAPkerja. Khusus Batch 1, prioritas diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023–2025.

“Selain Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga siapkan jalur pelatihan bagi lulusan SMA/SMK,” jelas Menaker.

Pendaftaran Batch 1 dibuka melalui laman skillhub.kemnaker.go.id mulai 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Seleksi berlangsung 9–15 Maret, pengumuman 16 Maret, dan pelatihan dimulai 1 April 2026.

Bidang pelatihan yang tersedia cukup beragam, seperti Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, hingga konstruksi. Program yang ditawarkan pun kekinian, mulai dari Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, sampai pengolahan pangan industri.

Menariknya, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti pelatihan gratis, makan siang, uang transport, perlindungan JKK dan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, hingga Sertifikat Kompetensi dari BNSP. Asrama juga tersedia sesuai kriteria dan kuota.

Program ini diharapkan bisa menjadi peluang emas bagi generasi muda untuk meningkatkan (*)

Penulis: firli