SENTUL, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini diikuti oleh seluruh kepala daerah, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia.
Forkopimda Jawa Timur yang hadir antara lain Ketua DPRD Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Dan Koarmada II, Kajati Jatim, Kabinda Jatim, serta Forkopimda kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur siap bersinergi penuh dengan pemerintah pusat dalam menjalankan dan mengawal berbagai program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Khofifah, implementasi program nasional di Jawa Timur selama ini berjalan baik. Bahkan, Jawa Timur tidak hanya berhasil mencapai swasembada pangan, tetapi juga telah melangkah menuju kedaulatan pangan.
Selain sektor pangan, Jawa Timur juga menjadi provinsi tercepat dan terbanyak dalam menuntaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Tercatat sebanyak 8.494 koperasi telah berbadan hukum, terdiri dari 8.420 koperasi baru dan 74 koperasi hasil pengembangan.
Secara nasional, Jawa Timur menempati peringkat pertama sebagai provinsi dengan jumlah Desa Mandiri terbanyak, yakni 4.716 desa atau sekitar 23 persen dari total Desa Mandiri di Indonesia.
“Pembangunan desa kami fokuskan pada aspek mendasar dan berkelanjutan, mulai dari penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pelayanan sosial,” ujar Khofifah.
Di sektor pendidikan, Pemprov Jatim juga mendukung penuh peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Saat ini, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi di Jawa Timur dan menjadi yang terbanyak secara nasional. Selain itu, Pemprov Jatim telah membentuk enam SMA Taruna di berbagai daerah.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya mengajak seluruh kepala daerah untuk bersatu menjaga dan mengelola kekayaan alam demi kepentingan rakyat Indonesia serta mewujudkan negara maju dengan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Rakornas ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengawal agenda strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045. (*)





