SURABAYA, Wartatransparansi.com – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan mulai memasuki tahap lanjutan. Hal ini disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Ia menjelaskan, tahapan awal telah dilalui, termasuk turunnya surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait penggantian almarhum Adi Sutarwijono. Saat ini, proses telah masuk ke tahap administrasi lanjutan dengan pengajuan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.
“Surat PAW sudah kami terima dari DPP. Kemarin juga sudah kami tandatangani untuk diajukan ke KPU,” kata Armuji (6/4/2026).
Menurutnya, setelah berkas diajukan ke KPU, tahapan berikutnya akan mengikuti mekanisme yang berlaku. KPU akan melakukan verifikasi sebelum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur sebagai dasar pelantikan anggota DPRD pengganti.
“Setelah dari KPU, nanti akan keluar SK Gubernur. Saat ini, seluruh kelengkapan administrasi masih diproses oleh sekretariat,” ujarnya.
Armuji menegaskan, jika seluruh persyaratan telah dinyatakan lengkap, maka DPRD Surabaya akan menggelar rapat paripurna sebagai tahapan resmi penetapan PAW.
“Kalau semua sudah memenuhi syarat, tentu akan diparipurnakan,” tegasnya.
Terkait sosok pengganti, nama Anas Karno disebut-sebut akan mengisi kursi yang ditinggalkan almarhum Adi Sutarwijono. Hal ini sesuai dengan mekanisme partai dan urutan perolehan suara dalam pemilu.
Politisi yang akrab disapa Cak Ji itu menambahkan, proses PAW saat ini masih menunggu tahapan lanjutan. Ia menyebut, pengajuan yang baru dilakukan serta bertepatan dengan masa libur menjadi salah satu faktor penyesuaian jadwal administrasi.
“Ini masih proses PAW. Untuk posisi Ketua DPRD, belum dibahas,” jelasnya.
Dengan dimulainya proses ini, diharapkan kekosongan kursi di DPRD Surabaya dapat segera terisi. Hal tersebut dinilai penting agar fungsi legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal, sekaligus menjaga stabilitas politik di Kota Pahlawan.
Di sisi lain, Armuji juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antarpartai politik di Surabaya. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Sesama ketua partai di Surabaya, kita harus menjaga kebersamaan. Saya sebagai wakil wali kota tentu harus bisa berkomunikasi dengan semua partai,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kedekatan personal dengan sejumlah tokoh lintas partai telah terjalin sejak lama, termasuk dengan rekan-rekan satu generasi yang dikenal sebagai “angkatan ’99” yang hingga kini masih aktif di dunia politik, baik di legislatif maupun eksekutif. (*)