Surabaya – Cedera yang dialami Rachmat Irianto dan Otavio Dutra semakin menambah daftar pemain Persebaya yang harus menepi akibat cedera. Sebelumnya, Fandry Imbiri juga mengalami cedera ringan setelah pertandingan menghadapi Persela Lamongan, dua pekan l
Tumbangnya Rian, Dutra dan Imbiri akibat cedera membuat Persebaya kini diterpa krisis pemain belakang. Apalagi, di pertandingan selanjutnya Persebaya sudah ditunggu PS TIRA dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/4).
“Ini pelajaran yang kita dapatkan dari kerasnya Liga 1. Bukan hanya Rian dan Dutra saja yang cedera, Fandry pun juga belum 100 persen fit,” papar Manajer Tim Persebaya, Chairul Basalamah.
“Kini, tersisa Andri dan M Syaifudin tapi ada opsi Izaac Wanggai,” tambah Abud, panggilan manajer tim Persebaya.
Tetapi semua keputusan ada di tangan Alfredo sebagai pelatih. Semua opsi akan dimaksimalkan. Sementara terkait Dimas Galih, Abud memastikan bahwa kiper Persebaya terkena tifus. “Kondisi Dimas masih lemas. Sudah dites darah oleh dokter. Saat ini istirahat dirumah untuk proses kesembuhannya,” ujar Abud.
Chairul juga menambahkan bahwa Alfredo Vera selaku pelatih Persebaya sudah mencoba opsi lain guna menambal lubang di sektor pertahanan. “Pelatih sudah mencoba formula di sektor belakang. Kita sementara ada Syaifudin, ada Andri dan ada juga opsi lain Izaac Wanggai.
Tapi semua kembali lagi, pelatih yang menentukan. Kita berharap bisa mengoptimalkan pemain yang ada untuk pertandingan berikutnya,” imbuh Chairul.
Akibat badai cedera yang menerpa Persebaya, manajemen pun membuka opsi untuk penambahan pemain. Tetapi rencana tersebut harus menunggu hingga jendela transfer tengah musim nanti.
“Untuk menambah pemain saat ini sudah tidak bisa, karena sudah ditutup tanggal 5 kemarin. Tapi kita tidak pernah menutup kemungkinan untuk menambah pemain. Namun sekali lagi, kami di manajemen menyerahkan kepada pelatih,” pungkas Chairul. (nov)