MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Evakuasi Tim Gabungan korban tanah longsor di Tahura Cangar yang menghubungkan jalan pintas Kab. Mojokerto dan Kota Batu telah berhasil mengeluarkan 2 unit mobil yang tertimbun tanah dan bebatuan meskin perlu kerja ekstra.
Hasil evakuasi tersebut kondisi kedua mobil ringsek (rusak total) sedangkankan penunumpang yang berjumlaqh 10 orang tak satupun yang selamat setelah semuanya berhasil dikeluargan dari dalam mobil sudah tidak bernyawa, Sabtu (5/4/2525) petang. Semua korban meninggal teah dikebumikan dengan sangat memilukan. isak tangis keluarga tak terbendung.
Pantauan dilokasi Tim Sar Gabungan dari Kab. Mojokerto dan Kota Batu terlebih dahulu focus pada mobil Pik Up warna putih bernopol S 9137 NI dengan kondisi terbalik (roda diatas) . Setelah berhasil dibalik tim sar baru bisaa mengeluarkan penumpang yang terdiri 1 keluarga yakni Ayah, Ibu dan Anak. Penumpang yang tak selamat dari dalam mobil Pik Up adalah warga Urung-urung DEsa Jati jejer Kec. Trawas Kab. Mojokerto.
“Sejak awal tim Sar sudah berupaya menarik korban dari dalam mobil pik up, karena kondisinya terjepik terpaksa harus dibalik dahulu baru bias mengeluarka ketiga korban didalamnya” ungkap Sukamto, petugas jagawana yang ngepam di kawasan Tahura Cangar
Sedangkan untuk mengevakuasi mobil minibus jenis Inova perlu menerjunkan alat berat, karena selain tertimbun tanah berlumpur juga tirtimpa pohon besar sehingga cukup kesulitan untuk mengeluarkan dari dalam timbunan lumpur.
Setelah mobil inova yang didalamnya berisi 6 penumpang berhasil dibalik, tim sar terlebih dahulu menggergaji atap mobil dengan penuh hati-hati. Setelah itu baru bias mengeluarkan korban didalamnya,” tambah Sukamto yang juga dibenarkan Kepala BPBD Kab. Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, dikonfirmasi dilokasi, Sabtu 5 April 2025,