Pendaftaran telah dibuka sejak 15 Maret 2025 dan kuota masih tersedia untuk rute Kediri-Surabaya. Pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun offline.
“Silakan manfaatkan program ini. Kami ingin membantu masyarakat agar perjalanan balik setelah Lebaran lebih nyaman,”ungkapnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kediri, Didik Catur, menyatakan bahwa berbagai langkah telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan pemudik. Selain sosialisasi, pihaknya juga melakukan patroli, pengamanan PJU dan traffic light, serta bekerjasama dengan Satlantas untuk rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan.
Di Kota Kediri, terdapat 7 titik rawan macet yang terus dipantau. Sementara hasil ramp check menunjukkan ada total 6 bus yang diperiksa, dengan lulus uji kelayakan 3 bus, kemudian memberikan peringatan perbaikan 3 bus.
Sedangkan, masih kata Didik untuk pemeriksaan kesehatan kru bus total kru diperiksa ada 12 orang, dan semuanya negatif NAPZA. Kemudian untuk tensi tinggi ada 9 orang, dan kolesterol tinggi 3 orang
“Segala persiapan kami lakukan dengan bersinergi bersama seluruh stakeholder demi kelancaran mudik Lebaran tahun ini,” tutup Didik.
Dengan berbagai langkah ini, diharapkan mudik Lebaran 2025 di Kediri dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)