Sementara Sugianto menambahkan, dia sempat menyaksikan adanya angin kencang dan berputar-putar. Peristiwa itu sempat dia amati selama sekitar 1 menit, kemudian disusul warung dan atap rumah melayang-layang.
“Ya, saya memang sempat melihat itu ada angin kencang sekali sambil mutar-mutar. Lalu beberapa warung dan atap rumah lepas dan terbang,” sambung Sugianto.
Saat ini tim gabungan penanggulangan kebencanaan setempat, BPBD, TAGANA, Damkar, TNI, Polri, PMI, PLN, Bankom, relawan dan tenaga SAR lainnya tengah melakukan aktivitas darurat di lokasi kejadian.
Para petugas itu memprioritaskan penanganan para korban, dalam menata dan membersihkan perabotan rumah tangga yang berserakan.
“Kami para petugas kebencanaan masih berada di lokasi bencana. Siaga disini. Cuaca masih gerimis. Kerja bakti akan dilanjutkan besok,” kata Surono, petugas BPBD setempat.
Dalam peristiwa ini tidak ada laporan timbulnya korban jiwa atau luka. Kerugian materiil masih dalam pendataan para petugas. (*)