Imam Sujari yang sakit dan berbaring di tempat tidur kamar rumahnya, langsung dibopong warga setempat untuk diselamatkan dari pijar api.
Warga setempat berusaha memadamkan kibar api agar tak semakin liar. Namun, lantaran peralatan tak memadai, lidah api makin menjilat-jilat sisi bangunan yang mudah terbakar.
Tiga unit Damkar milik Pemkab Ponorogo yang segera datang setelah dihubungi, yang akhirnya sanggup menyudahi ganasnya si merah membara itu.
Sejumlah petugas Damkar melakukan pembasahan secara merata. Sampai ke celah tersempit, guna mengantisipasi kembali munculnya potensi api.
Api berhasil dikuasai dan benar-benar aman dalam tempo kurang lebih 2 jam. Tidak terdapat rumah di kiri kanannya yang turut terbakar.
Kebakaran rumah itu juga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian materiil yang dihimpun pihak Damkar setempat, diduga mencapai Rp. 0,5 miliar (setengah miliar rupiah).
Polisi setempat masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. (“)