Melihat kebakaran di pagi buta itu, ratusan santri Ponpes tersebut berusaha memadankannya dengan cara tradisional. Namun mereka tidak sanggup melunakkan si jago merah.
Kobaran api baru berhasil dipadamkan, setelah pihak Damkar Pemkab setempat mengirim dua unit armadanya ke lokasi kebakaran. Meski api tuntas terpadamkan, namun tak urung sebanyak 14 Ekor kambing berubah menjadi ‘kambing guling’ siap saji.
“Api kami padamkan sekitar pukul 06.00 pagi. Kami kirim dua unit armada Damkar untuk menuntaskan api. Pemicunya, seorang santri membakar sampah lalu merembet ke kandang kambing,” jelas Sudarsono, petugas Damkar kepada jurnalis.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut. Api juga tidak merambat ke perumahan warga, lantaran jauh dari pemukiman.
Aparat keamanan setempat menghimbau kepada para santri, agar lebih berhati-hati saat membersihkan sampah dengan cara membakarnya. (*)