“Terdiri dari 49 ABK (anak buah kapal), 1 komandan kapal, dan 3 orang Arsenal,” ungkap Kemenhan.
Hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan.
“Dengan mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau untuk membantu pencarian dengan menggunakan side scan sonar,” kata Kemenhan.
TNI AL juga telah mengirimkan distres ISMERLO ( International Submarine Escape and Rescue Liaison officer).
“Beberapa negara sudah merespons dan siap memberikan bantuan di antaranya adalah AL Singapura, AL Australia, dan AL India,” ungkap Kemenhan. (wt)