JAKARTA (Wartatransparansi.com) – Anshar Ilo Politisi Muda Partai Golkar meminta kepolisian mengusut dalang penggerak demontrasi anarkis penolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, yang berujung pembakaran dan perusakan.
Hal itu kata Ilo sapaan akrabnya, sesuai statemen Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengatakan, pemerintah mengetahui dalang penggerak demontrasi penolak UU Omnibus Law ini.
“Polisi harus mengusut tuntas dalang dan provokator yang menunggangi demonstrasi anti UU Omnibus Law Cipta Kerja. Walau hari para perusuh dan perusak fasilitas negara sudah sebagian ditangkap, namun siapa dalangnya harus diusut tuntas, seperti kata Pak Airlangga Hartarto,” ujar Ilo melalui siaran persnya, Minggu (11/10/2020).
Kader muda Partai Golkar asal Sulawesi Selatan ini mengatakan, sebagaimana diketahui, demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah saat ini terhadap UU Cipta Kerja dilakukan mulai dari kalangan siswa, mahasiswa hingga buruh.
“Kata Pak Airlangga Hartarto, sebetulnya pemerintah tahu siapa di balik demo itu. Pemerintah juga tahu siapa yang menggerakkan dan tahu siapa sponsornya, serta tahu siapa yang membiayainya. Karena itu kami meminta kepolisian bertindak tegas dan mengungkap dalam semua ini,” terang Ilo yang mendukung statemen Ketua Umum Partai Golkar ini.
Sebenarnya menurut Ilo, pemerintah tidak akan berhenti memperjuangkan keberadaan UU tersebut, sebab banyaknya alasan mendesak. Kata Ilo UU Cipta Kerja tidak hanya bicara nasib buruh, namun bicara secara menyeluruh bagamana memperbaiki iklim usaha dan tata perekonomian dengan efektif.