JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Sebuah restoran di China tengah meminta maaf karena memaksa pelanggan untuk menimbang bobot tubuh mereka untuk kemudian memesan makanan yang sesuai dengan berat badannya.
Kebijakan tersebut diperkenalkan setelah kampanye nasional melawan limbah makanan diluncurkan. Restoran daging sapi di kota Changsha menempatkan dua timbangan besar di pintu masuknya pada minggu ini.
Kemudian meminta pengunjung untuk menimbang bobot mereka dan memasukkan angka berat badan ke dalam aplikasi yang kemudian akan menyarankan jenis menu yang sesuai.
Tanda-tanda bertuliskan “hemat dan rajin, promosikan piring kosong” dan “operasi piring kosong” disematkan.
Kebijakan tersebut tentu saja menimbulkan keributan di media sosial China. Tagar tentang restoran tersebut telah dilihat lebih dari 300 juta kali di platform sosial Weibo.
Restoran itu mengatakan “sangat menyesal” atas interpretasinya terhadap “Kampanye Piring Bersih” nasional.