LUMAJANG (WartaTransparansi.com) – Setelah menggelar rapid test di Surabaya, tim dari KONI Jatim menyasar Lumajang. Rapid test yang digelar di Stadion Semeru, Senin (11/5/20) sore tersebut melakukannya terhadap atlet, pelatih dan ofisial Puslatda Jatim.
Rapid test kedua ini diikuti 19 atlet Puslatda. Mereka berasal dari Lumajang dan sekitarnya, seperti Jember, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Rapid test tahap di Lumajang ini dilakukan dengan sistem drive thru. Jadi, atlet diperiksa di dalam stadion. Mereka tak harus turun dari kendaraan.
Tampak sejumlah atlet andalan Jatim, seperti Rindi Sufriyanto (panjat tebing), dan Mega Citra Kusuma Dewi (sepak takraw) juga mengikuti rapid test ini.
KONI Jatim mengerahkan tiga tim medis untuk memeriksa pejuang olahraga Jawa Timur itu.
Mereka adalah dr Rasif Ahmad Muhammad, Tonis Okralinde Mansangi, dan Ulul Azmy.
“Dalam rapid test di Stadion Semeru, Lumajang, alhamdulillah semuanya negatif. Bisa dipastikan saat ini semuanya aman. Tapi ke depannya juga harus diwaspadai jika ada gejala-gejala. Perlu ada evaluasi lagi,” ujar tim medis dari KONI Jatim dr Rasif, Senin sore.
Penangung jawab rapid test Covid-19 KONI Jatim, dr Wardi Azhari Siagian mengatakan, rapid test di Lumajang adalah kelanjutan dari rapid test yang diadakan di kantor KONI Jatim. Rapid test diadakan di berbagai kota karena tak semua atlet tinggal di Surabaya.
“Pada awalnya semua test dilakukan di Surabaya. Tapi situasinya tidak memungkinkan. Apalagi Surabaya sedang memberlakukan PSBB. Jadi alet dan pelatih yang berada di luar Surabaya tak bisa ke KONI Jatim. Jadi kami lah yang berkeliling ke daerah,” jelas dr Wardi.(nov)