Go Internasional, MAN 1 Lamongan Matangkan Audit ISO

Go Internasional, MAN 1 Lamongan Matangkan Audit ISO
Go Internasional, MAN 1 Lamongan Matangkan Audit ISO

Lamongan – Civitas akademika MAN 1 Lamongan terus mematangkan diri menjadi madrasah go public bersertifikat International Standard Organization (ISO). Salah satunya dilakukan dengan menggelar kegiatan Interpretation anda Internal Audit Course,Kamis (6/9/2018). Tak main-main, kegiatan yang dimotori Penjamin Mutu Madrasah pimpinan Drs A. Luthfi, M.Si ini mengundang langsung Direktur lembaga yang menerbitkan sertifikat ISO, DeCRA, Solichin A. Darmawan sebagai narasumber tunggal.

Kegiatan yang digelar seharian diikuti seluruh jajaran pimpinan dan kepala laboratorium, kepala bengkel, keterampilan, hingga kepala Ma’had. Tampak hadir di antaranya Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh, Kepala TU Mukhtar Badri, Waka Kesiswaan Rouf Baidlowi, Waka Kurikulum Suminto, Waka Sarana Prasarana Sofyan Hadi, Waka Humas Elly Tri Puspita, dan jajaran lainnya.

Di hadapan mereka, Solichin memulai dengan mengajak peserta diklat untuk mereview kembali terhadap misi dan misi madrasah yang sudah ditetapkan, sebelum materi lainnya. Bagi Solichin, visi dan misi itu penting karena dari situlah arah dan tujuan madrasah dibangun. “Jangan sampai kita hanya melakukan kegiatan pendidikan, tapi tidak tahu anak didik kita ini mau diarahkan kemana, mau didik seperti apa?” tutur Sholichin.

Dari situ, lanjut Sholichin, baru dibreak down dalam kebijakan. Dalam Islam, visi dan kebijakan itu kedudukannya sama seperti syahadat, yang menjadi syarat mutlak pertama amalan hamba akan diterima ataukah tidak karena menentukan status sebagai muslim atau tidak. Baru kemudian menentukan sasaran, target, dan strategi, serta program, sebagaimana dalam Islam baru berlanjut menjalankan shaalat, zakat, puasa, dan haji.

“Jadi, dalam audit, yang penting itu komitmentnya atau prosedurnya? Ya tentu komitmentnya dulu baru bicara prosedur, layaknya syahadat dalam Islam,” jelas Sholichin.

Lebih lanjut, Sholichin kemudian menjelaskan mengenai tehnis auditing sebagai sarana di dalam mengontrol kualitas produk pendidikan madrasah sebagaimana yang diinginkan dalam visi dan misi yang ditetapkan. Di sinilah, kata dia, pentingnya madrasah memiliki kendali mutu (quality control). Namun kendali mutu saja masih belum cukup karena tidak ada jaminan kualitas produk siswa yang dihasilkan diterima pasar atau bisa masuk ke PTN sebagaimana dicita-citakan para orang tua.