Namun menurut Ajeng Lukitowati, keterbatasan tersebut bisa diatasi dengan bantuan mitra kerja seperti kelompok tani, Kades, Petugas Lapangan Keluarga Berencana dan TP PKK. Sementara Bupati Fadeli mengapresiasi keberhasilan BPPKB membentuk 64 Kampung KB tersebut.
Sehingga menjadi yang terbanyak di Jawa Timur. “Sebenarnya target Kampung KB hanya 27, namun dalam pelaksanaannya ternyata mencapai 64. Hal tersebut sangat membanggakan. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” ujar Fadeli.
Menurut Fadeli, dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia Pemkab Lamongan telah menelurkkan berbagai program inovatif. Seperti Program 1821, Program Bebas Pasung, Program ODF (bebas buang air besar sembarangan) dan target harus tercapainya Lamongan 100 persen Universal Health Coverage (UHC).
Dalam memperingati Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-25, BPPKB Lamongan telah melakukan penilaian Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan pengelolaan KB terbaik di tingkat kecamatan dan kabupaten. (jon)