Untuk memaksimalkan hal itu, sekolah harus ditopang oleh tiga hal. Pertama adalah dengan memperhatikan kualitas guru. Gus Ipul mengatakan bahwa untuk meningkatkan kualitas guru, juga harus di tunjang dengan kesejahteraan guru.
Untuk itulah, pihaknya menggagas Upah Minimum Guru (UMG) bagi guru di sekolah swasta. “Untuk bisa mencukupi
UMG, sekola bisa menggandeng pihak CSR dan badan amil. Pendidikan nantinya harus ditopang bersama,” kata Gus Ipul.
Faktor kedua adalah sarana prasarana. Sedangkan yang ketiga adalah akreditasi sekolah khususnya SMA dan SMK.
“Akreditasi menentukan kualitas kelulusan. Semakin banyak sekolah sekolah yang bisa memenuhi akreditasi, maka akan baik lulusan yang dihasilkan,” kata mantan Ketua Umum GP Ansor dua periode ini.
“Pendidkan untuk membangun masa depan dan merubah nasib seseorang. Kalau punya potensi, alumnus SMK kalau bisa jangan hanya mencari pekerjaan, namum juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Gus Ipul mengakhiri.
Sepakat dengan penjelasan Gus Ipul, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Tikung, Lamongan, Makin Abbas, pun menyebut bahwa alumni sekolahnya telah banyak berkiprah di berbagai bidang usaha. Terlepas, tiap tahunnya sekolah ini selalu sukses meluluskan 100 persen siswanya.
“Semoga Gus Ipul bisa terpilih sebagai gubernur untuk melanjutkan program pendidikan yang selama ini berjalan sukses. Khususnya, di bidang pendidikan,” kata Makin di tempat yang sama. (min/ard)