Sumenep – Mahalnya harga tiket masuk dan pelayanan penyebrangan pelabuhan Talango – Kalianget di Sumenep, menjadi keluhan para penumpang yang hendak bepergian.
Pasahal mestinya melalui penyeberangan masyarakat .dapat kemudahan. Lagi pula pelayanan petugas pelabuhan dianggap tidak ramah.
Pelabuhan ini menjadi pintu utama bagi masyarakat dan wisatawan domistik yang hendak berziarah, seperti ke Asta Yusuf, Wisata Gili Labak.
Ahmad Rofiki, salah satu anggota rombongan peziarah ke Asta Yusuf merasa tidak mendapatkan layanan kurang baik saat hendak berziarah ke Asta Yusuf.
“Pelayanannya saat di perahu (Tongkang) itu sangat kasar, kami merasa tidak nyaman mas” ujar laki – laki menggunakan kopyah hitam dan baju putih itu saat koran transparansi.com melakukan investigasi ditempat itu.
Khalilatur Rahmah, perempuan muda sebagai juru bicara warga asal Desa Poteran, kecamatan Talango Sumenep, Senin (19/2/2018) mempertanyakan sikap pemerintah terkait keluhan dan pelayanan yang meresahkan masyarakat bahwa tiket kapal penyebrangan pelabuhan di Kecamatan Talango – Kalianget diduga melanggar peraturan.
Perempuan asal Desa Poteran itu menyatakan, pemerintah seharusnya cepat menyikapi keluhan warga kecamatan Talango “Tiket penyebrangan pelabuhan Talango Kalianget itu sangat mahal, itu sangat tidak wajar sekali” tutur perempuan muda itu saat ditemui korantransparansi.com.